Biaya bangun rumah 2 lantai – Memiliki hunian bertingkat kini menjadi solusi paling cerdas untuk menyiasati keterbatasan lahan, namun seringkali kita dibuat pusing dengan pertanyaan mendasar: berapa sebenarnya total biaya bangun rumah 2 lantai yang harus disiapkan agar proyek tidak mangkrak di tengah jalan?
Di artikel ini, saya akan mengajak Anda membedah tuntas segala komponen biaya, mulai dari harga renovasi rumah per meter, strategi belanja material, hingga estimasi budget renovasi rumah yang realistis untuk tahun 2026, sehingga Anda bisa merencanakan hunian impian dengan lebih tenang dan terukur.
Faktor Utama yang Mempengaruhi Biaya Bangun Rumah

Sebelum kita masuk ke angka-angka, Anda perlu paham bahwa biaya renovasi atau bangun baru itu sangat fluktuatif. Angka akhir di RAB (Rencana Anggaran Biaya) Anda akan sangat dipengaruhi oleh variabel-variabel berikut ini:
1. Finishing & Detail Interior
Ini adalah “jebakan” terbesar dalam anggaran. Struktur bangunan mungkin murah, tapi pemilihan lantai marmer versus keramik biasa, atau penggunaan sanitary merek premium versus standar, bisa membuat biaya renovasi rumah melonjak drastis. Semakin rumit detail interior (seperti drop ceiling atau profil dinding), semakin tinggi biayanya.
2. Anggaran Material
Harga material alam seperti pasir dan batu kali cenderung stabil, tapi material pabrikan seperti besi beton, semen, dan baja ringan sangat mengikuti harga pasar global. Biaya renovasi rumah sederhana bisa ditekan jika Anda pintar memilih material substitusi yang berkualitas namun ramah kantong.
3. Ukuran dan Desain Bangunan
Desain yang rumit dengan banyak sudut atau bentuk asimetris akan memboroskan material dan tenaga. Rumah kotak sederhana jauh lebih hemat daripada rumah dengan banyak lekukan fasad. Selain itu, biaya membuat kamar tidur lantai 2 akan berbeda tergantung luasannya.
4. Tenaga Kerja & Kontraktor
Anda punya opsi: borongan renovasi rumah atau harian. Sistem harian butuh pengawasan ketat agar tukang tidak mengulur waktu. Sedangkan harga borongan renovasi rumah biasanya sudah dipatok per meter, memberikan kepastian angka di awal meski mungkin sedikit lebih mahal.
5. Biaya Mekanik dan Listrik (ME)
Jangan lupakan jalur kabel, pipa air bersih, dan septic tank. Untuk rumah 2 lantai, sistem pompa pendorong seringkali dibutuhkan agar air di kamar mandi atas tetap kencang, yang tentunya menambah pos pengeluaran.
6. Biaya Tidak Terduga
Dalam proyek konstruksi, kejutan itu pasti ada. Entah itu harga semen tiba-tiba naik atau ada bagian tembok lama yang ternyata rapuh saat renovasi rumah 2 lantai. Selalu siapkan dana cadangan minimal 10-15% dari total anggaran.
7. Lokasi & Akses Proyek
Membangun di dalam gang sempit akan lebih mahal daripada di pinggir jalan raya. Mengapa? Karena material harus dilansir (diangkut manual) dari truk ke lokasi, yang berarti ada biaya kuli tambahan.
8. Anggaran Tenaga Kerja
Upah tukang di kota besar seperti Jakarta atau Surabaya jelas lebih tinggi dibanding di daerah. Anggaran renovasi rumah harus menyesuaikan standar upah minimum regional (UMR) tukang di lokasi Anda.
9. Biaya Membeli Tanah
Jika Anda belum punya lahan, ini adalah komponen terbesar. Namun, jika Anda melakukan biaya meningkat rumah (menambah lantai pada rumah yang sudah ada), pos ini bisa dicoret.
Estimasi Harga Biaya Bangun Rumah 2 Lantai Berdasarkan Tipe dan Ukuran

Berikut adalah penjabaran estimasi biaya pembangunan rumah dua lantai yang saya susun berdasarkan ukuran lahan dan tipe bangunan. Angka-angka ini mengacu pada standar harga konstruksi tahun 2026 dengan asumsi kualitas bangunan standar hingga menengah.
Rumah Ukuran 4×6
Membangun di lahan seluas 24 m² merupakan tantangan tersendiri yang menuntut efisiensi tinggi. Untuk Biaya bangun rumah 2 Lantai ukuran 4×6, Anda perlu menyiapkan anggaran berkisar antara Rp 180 juta hingga Rp 250 juta. Dengan luasan total bangunan yang mencapai sekitar 48 m² (asumsi lantai 2 penuh), hunian ini sangat cocok untuk pasangan muda atau keluarga kecil. Kunci penghematan di ukuran ini adalah penggunaan furnitur multifungsi dan tangga putar yang hemat tempat, sehingga biaya struktur bisa lebih fokus pada kekokohan pondasi cakar ayam.
Rumah Ukuran 5×7

Pada ukuran lahan 35 m², Anda memiliki sedikit lebih banyak ruang untuk bernapas. Biaya bangun rumah 2 lantai 5X7 umumnya berada di kisaran Rp 280 juta hingga Rp 350 juta. Anggaran ini memungkinkan Anda untuk memiliki dua kamar tidur di lantai atas dan area open plan (ruang tamu menyatu dapur) di lantai bawah. Penggunaan material seperti bata ringan (hebel) sangat disarankan di sini untuk mempercepat pengerjaan dan menekan biaya tukang, mengingat volume dinding yang mulai signifikan.
Rumah Ukuran 6×10

Ini adalah ukuran lahan yang sangat populer di banyak perumahan subsidi maupun komersial. Estimasi biaya bangun rumah 2 lantai ukuran 6X10 berkisar antara Rp 480 juta hingga Rp 600 juta. Dengan luas bangunan total mencapai 120 m², Anda sudah bisa leluasa mengatur tata letak 3 kamar tidur, ruang keluarga yang lega, dan bahkan carport yang memadai. Pada rentang harga ini, Anda biasanya sudah mendapatkan spesifikasi lantai granit 60×60 dan plafon gypsum dengan tinggi ideal.
Rumah Ukuran 6×12

Lahan 72 m² memberikan fleksibilitas desain yang luar biasa. Untuk Biaya bangun rumah 2 lantai ukuran 6×12, siapkan dana sekitar Rp 550 juta hingga Rp 750 juta. Variasi harga ini sangat bergantung pada apakah Anda menutup habis lahan belakang atau menyisakan ruang untuk taman terbuka (inner court). Dengan anggaran tersebut, struktur bangunan sudah sangat mumpuni untuk menahan beban gempa standar, dan Anda bisa mulai bermain dengan fasad modern minimalis yang menggunakan kombinasi batu alam atau woodplank.
Rumah Ukuran 7×12

Membangun di atas lahan 84 m² menempatkan Anda pada kategori hunian menengah ke atas. Biaya bangun rumah 2 lantai ukuran 7×12 biasanya dimulai dari angka Rp 650 juta hingga Rp 900 juta. Luas muka 7 meter memungkinkan desain fasad yang lebih megah dan proporsional. Di level harga ini, pemilik rumah seringkali sudah memasukkan instalasi smart home dasar, sanitasi merek toto/setara, dan atap baja ringan dengan genteng keramik berglazur yang lebih tahan lama dan estetis.
Rumah Ukuran 10×15

Jika Anda memiliki lahan seluas 150 m², Anda sedang membangun sebuah hunian mewah. Biaya bangun rumah 2 lantai 10×15 akan menelan anggaran mulai dari Rp 1,2 Miliar hingga Rp 1,8 Miliar atau lebih. Dengan luasan total bangunan bisa mencapai 250-300 m², biaya struktur pondasi dan beton bertulang menjadi komponen terbesar. Di sini, penggunaan jasa arsitek dan insinyur sipil menjadi wajib hukumnya untuk memastikan bentangan ruang yang lebar (tanpa banyak tiang di tengah) tetap aman secara struktural.
Rumah Type 21

Rumah type 21 adalah unit yang paling mungil, biasanya terdiri dari satu ruang serbaguna yang merangkap ruang tamu dan tidur. Jika Anda berencana merenovasi Rumah Type 21 menjadi 2 lantai untuk mendapatkan tambahan kamar, siapkan anggaran sekitar Rp 180 juta hingga Rp 220 juta. Pada tipe ini, tantangan utamanya adalah luasan tangga yang akan memakan porsi ruang lantai bawah yang signifikan, sehingga seringkali disarankan menggunakan tangga spiral atau tangga lipat untuk efisiensi.
Rumah Type 36

Ini adalah tipe rumah paling favorit untuk direnovasi karena merupakan standar perumahan di Indonesia. Untuk Rumah Type 36, biaya meningkat rumah menjadi 2 lantai (renovasi total atau penambahan lantai) biasanya berkisar antara Rp 300 juta hingga Rp 400 juta. Dengan budget tersebut, Anda bisa mengubah rumah yang tadinya sempit menjadi hunian keluarga dengan 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi. Pastikan cek kekuatan pondasi lama sebelum menambah beban lantai atas.
Rumah Type 45

Rumah tipe 45 sudah memiliki dimensi ruang yang lebih lega dibanding tipe 36. Untuk mengembangkan Rumah Type 45 menjadi bangunan 2 lantai, estimasi biaya yang diperlukan adalah sekitar Rp 400 juta hingga Rp 550 juta. Anggaran ini memungkinkan Anda bereksperimen dengan desain fasad yang lebih modern dan penggunaan material finishing kelas menengah seperti lantai vinyl atau granit 60×60, serta penambahan balkon yang nyaman.
Rumah Type 60

Tipe 60 biasanya sudah cukup luas untuk keluarga kecil, namun kebutuhan ruang sering bertambah seiring waktu. Membangun atau merenovasi Rumah Type 60 menjadi 2 lantai membutuhkan dana di kisaran Rp 600 juta hingga Rp 750 juta. Pada skala ini, biaya struktur akan cukup dominan karena bentangan ruangan yang lebih lebar. Seringkali pemilik rumah tipe ini juga mengalokasikan dana untuk area servis terpisah (ruang cuci jemur) di lantai atas.
Rumah Type 70

Rumah tipe 70 masuk dalam kategori hunian yang cukup besar dan nyaman. Jika Anda ingin membangun Rumah Type 70 menjadi 2 lantai, siapkan anggaran mulai dari Rp 800 juta hingga Rp 1 Miliar. Dengan luasan total bangunan yang bisa mencapai 140 m² lebih, Anda memiliki keleluasaan untuk menciptakan master bedroom yang mewah lengkap dengan walk-in closet dan kamar mandi dalam, serta ruang keluarga yang sangat lapang di kedua lantai.
Trik Hemat Anggaran Bangun Rumah 2 Lantai

Ingin punya rumah bagus tapi budget renovasi rumah terbatas? Berikut strateginya:
1. Gunakan Material Terjangkau dan Berkualitas
Alih-alih menggunakan bata merah yang butuh plester tebal, coba pertimbangkan bata ringan (hebel). Pemasangannya cepat dan hemat semen. Untuk lantai, banyak keramik lokal motif kayu atau marmer yang harganya jauh di bawah granit impor. Ini solusi cerdas menekan biaya renovasi rumah per meter persegi.
2. Pilih Desain Minimalis
Konsep minimalis bukan cuma soal estetika, tapi juga efisiensi. Kurangi sekat-sekat ruangan yang tidak perlu (open plan). Semakin sedikit dinding partisi, semakin hemat biaya material dan upah borongan renovasi rumah.
3. Rencanakan Pembangunan Bertahap
Jika dana belum cukup untuk biaya tingkat rumah secara utuh, bangunlah struktur utamanya dan satu kamar mandi/tidur dulu. Sisa ruangan bisa diselesaikan (finishing) belakangan saat dana terkumpul lagi. Konsep “rumah tumbuh” ini sangat meringankan beban finansial.
4. Buat RAB (Rencana Anggaran Biaya) Sejak Awal
Jangan pernah membangun tanpa RAB. Cara menghitung biaya renovasi rumah yang benar adalah dengan merinci setiap paku dan sak semen. Tanpa RAB, uang Anda akan bocor untuk hal-hal impulsif. Anda bisa mencari contoh simulasi biaya renovasi rumah di internet sebagai acuan.
5. Gunakan Jasa Arsitek dan Kontraktor Profesional
Banyak orang berpikir menyewa arsitek itu mahal. Padahal, kesalahan struktur karena membangun asal-asalan justru menelan biaya renovasi rumah bekas yang jauh lebih mahal untuk perbaikannya. Profesional bisa membantu Anda menghitung struktur yang pas—tidak boros besi tapi tetap aman gempa.
Konsultasikan Rumah Impian Anda Bersama Kami
Membangun rumah 2 lantai membutuhkan perhitungan struktur yang presisi. Salah sedikit, risiko bangunan retak atau roboh mengintai. Untuk itu, saya sangat merekomendasikan Anda menggunakan jasa profesional dari Dinasti Arsitek.
Keunggulan Dinasti Arsitek

Dinasti Arsitek bukan sekadar jasa gambar. Mereka adalah perusahaan arsitektur terkemuka yang berbasis di Kediri namun melayani seluruh Indonesia hingga Asia. Keunggulan utamanya adalah tim yang berpengalaman, desain yang up-to-date, serta transparansi dalam perhitungan biaya renovasi rumah. Mereka paham betul bagaimana memaksimalkan biaya renovasi rumah sederhana menjadi hunian yang terlihat mewah.
Layanan Dinasti Arsitek
Apa saja yang bisa mereka bantu? Hampir semua kebutuhan properti Anda:
- Desain Rumah Modern Minimalis: Spesialisasi desain yang fungsional dan estetik.
- Jasa Arsitek Rumah Toko: Untuk Anda yang ingin menggabungkan tempat usaha dan hunian.
- Jasa Gambar Rumah Lengkap RAB: Paket komplit agar Anda tahu persis berapa anggaran renovasi rumah yang dibutuhkan.
- Desain Interior Rumah dan Kantor: Mempercantik bagian dalam agar senada dengan eksterior.
- Konsultan Struktur Bangunan: Memastikan biaya tingkat rumah Anda efisien secara struktur.
- Renovasi dan Kontraktor Rumah: Tim pelaksana yang siap mewujudkan gambar menjadi kenyataan.
- Arsitek Perumahan dan Siteplan: Layanan untuk developer properti.
Hubungi Kami
Jangan ragu untuk sekadar bertanya atau konsultasi mengenai biaya renovasi rumah jadi 2 lantai impian Anda. Tim Dinasti Arsitek siap membantu Anda merencanakan hunian terbaik.

Kesimpulan
Membangun atau merenovasi rumah menjadi 2 lantai adalah investasi besar. Memahami komponen biaya bangun rumah 2 lantai, mulai dari harga material hingga upah tenaga kerja, adalah kunci agar proyek berjalan lancar. Dengan perencanaan yang matang, pemilihan material yang cerdas, dan pendampingan dari ahli seperti Dinasti Arsitek, rumah impian yang kokoh dan nyaman bukan lagi sekadar angan-angan, melainkan realitas yang bisa dicapai dengan budget yang terukur.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
- Berapa kisaran harga borongan renovasi rumah per meter saat ini?
Untuk tahun 2026, kisaran harga borongan renovasi rumah umumnya berada di angka Rp 3,5 juta hingga Rp 5 juta per meter persegi. Harga ini sangat bergantung pada spesifikasi material yang Anda minta. Jika Anda menginginkan finishing mewah seperti lantai marmer atau sanitary premium, harganya tentu bisa di atas Rp 5 juta per meter. Sebaliknya, untuk biaya renovasi rumah sederhana, angka Rp 3 juta – Rp 3,5 juta masih mungkin didapatkan di beberapa daerah.
- Apakah renovasi rumah 1 lantai jadi 2 lantai harus membongkar atap?
Ya, sebagian besar kasus renovasi rumah 2 lantai mengharuskan pembongkaran atap lama. Namun, tantangan utamanya bukan di atap, melainkan di pondasi. Anda harus memastikan pondasi rumah lama sudah disiapkan untuk 2 lantai (cakar ayam). Jika belum, maka perlu dilakukan suntik pondasi dan penambahan kolom struktur baru yang tentunya akan menambah biaya meningkat rumah.
- Bagaimana cara menghitung biaya renovasi rumah sendiri secara kasar?
Cara menghitung biaya renovasi rumah paling sederhana adalah dengan metode meter persegi. Hitung luas area yang ingin dibangun atau direnovasi, lalu kalikan dengan harga satuan setempat. Misalnya, Anda ingin menambah kamar di lantai 2 seluas 20 m². Jika harga rata-rata bangunan Rp 4 juta/m², maka siapkan dana sekitar Rp 80 juta. Jangan lupa tambahkan dana darurat 10% untuk biaya tidak terduga.
- Bisakah membangun rumah 2 lantai secara bertahap?
Sangat bisa. Ini adalah strategi populer untuk menyiasati budget renovasi rumah yang terbatas. Anda bisa memprioritaskan struktur utama (pondasi, kolom, plat lantai, atap) dan penyelesaian satu atau dua ruangan vital dulu. Sisa ruangan lain bisa dibiarkan “telanjang” atau unfinished sementara waktu. Yang terpenting, pastikan struktur luarnya sudah tertutup rapat agar bangunan terlindung dari cuaca.
- Apa bedanya biaya renovasi rumah bekas dengan membangun dari nol?
Biaya renovasi rumah bekas seringkali lebih tricky dan bisa lebih mahal per meternya dibandingkan bangun baru karena ada faktor pembongkaran. Anda harus mengeluarkan biaya untuk membongkar bangunan lama dan membuang puing-puingnya. Selain itu, seringkali ditemukan kerusakan tersembunyi (seperti pipa bocor atau rayap) saat proses renovasi berjalan, yang membuat anggaran membengkak.

Dinasti Arsitek Studio merupakan perusahaan jasa arsitek berpengalaman yang melayani desain rumah, bangunan, ruko, gedung, hotel, hingga apartemen dengan tenaga ahli profesional dan terpercaya.
Biaya Jasa Arsitek Rumah Bangunan
Ingin mewujudkan rumah impian Anda? Nikmati promo diskon 50% dari kami. Promo ini akan berakhir pada
